Alat Berat Penambang Emas Ilegal Bebas Beroperasi, Limbahnya Cemari Sungai

0 515

 

 

Merangin – Tintarakyat.com Permasalahan pencemaran Sungai Tabir maupun anak sungainya di Kecamatan Tabir Ulu Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, Akibat dari ulah pengusaha tambang emas ilegal, hingga saat ini masih terus merajalela bahkan memasuki pemukiman masyarakat.

Akibat tambang emas ilegal tersebut, sungai menjadi berlumpur, kotor, dan berwarna kecoklatan, akibat pencemaran berat.

Aliran Sungai Batang Tabir sudah tercemar akibat tambang emas ilegal itu yang menggunakan alat berat, sehingga masyarakat sulit untuk mendapatkan air bersih baik untuk minum maupun untuk mandi, mencuci dan sebagainya, air yang tercemar tentu tidak bisa digunakan akibatnya nanti pasti gatal-gatal apalagi digunakan untuk minum, ini tentu sangat merugikan masyarakat,” ungkap Y Warga setempat kepada Jambi.tintarakyat.com, Kamis (10/06).

Menurutnya, kalau pun dikatakan tambang emas ilegal itu untuk mencari sesuap nasi, itu hanya bagi sebagian saja. Namun yang jelas pengusaha tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat semakin hari semakin bertambah kaya raya dan merajalela.

Siang dan malam Sungai Tabir keruh akibat aktivitas tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat. Akibatnya, ribuan masyarakat, menjadi korban tambang emas ilegal, mereka tidak bisa lagi memanfaatkan air sungai tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Pantauan Jambi. Tintarakyat.com, selama dua hari terakhir di Sungai Tabir, hingga berita ini turunkan, alur Sungai Tabir dipenuhi Puluhan alat berat untuk menambang emas. Pengerukan dilakukan di sepanjang Aliran Sungai, tanpa mempedulikan kerusakan lingkungan dan kerugian masyarakat.

Reporter : idil putra yadi

Editor : Safarudin

Slide ADS

20210620_200858
20210620_193725 (1)
20210620_200608
20210620_200827
20210620_200950
20210620_200858 20210620_193725 (1) 20210620_200608 20210620_200827 20210620_200950

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More